in

Cara Berhenti dari Kebiasaan Lembur – RadioJFM

Terkadang Anda tidak bisa menghindar dari kewajiban lembur. Ada kalanya Anda harus datang lebih pagi dan pulang larut demi menyelesaikan tugas sesuai dengan batas waktu yang ditentukan. Misalnya, Anda seorang akuntan yang harus menyelesaikan laporan keuangan dan pajak klien. Namun, bagaimana jika tugas mendesak dari klien datang terus-menerus? Apakah Anda harus lembur tiap hari?

Sebenarnya, tidak ada yang menyuruh Anda lembur. Manajemen waktu dan kerja Anda sendiri yang tidak rapi. Sehingga Anda harus lembur setiap hari. Kalau sudah begini, Anda jadi terbiasa bekerja hingga larut malam dan tidak menganggap lembur sebagai masalah.

Padahal, bekerja lembur akan membuat Anda kelelahan dan stres. Bahkan memicu emosi negatif yang ada dalam diri. Berikut cara berhenti melakukan jam kerja panjang tanpa harus mengorbankan produktivitas, kualitas dan pendapatan seperti disarikan dari Lifehacks.org.

Mulailah dengan Pikiran

Anda harus bisa melakukan pekerjaan dengan efektif. Jadi, sebelum mulai melakukan tugas, Anda bisa memikirkan hasil kerja yang diinginkan. Lalu Anda memusatkan tenaga dan pikiran untuk mencapai tujuan tersebut.

Mengidentifikasi Nilai Tambah

Sekarang Anda sudah tahu tujuan kerja. Lalu Anda bisa mengidentifikasi nilai tambah setiap kegiatan yang Anda lakukan. Misalnya, Anda sedang menghitung jumlah dari sejumlah data. Daripada Anda menghitung satu per satu, lebih baik gunakan rumus sum pada excel. Catat semua kegiatan yang harus Anda lakukan demi menyelesaikan tugas. Lalu, eliminasi setiap kegiatan yang dirasa tidak memberikan nilai tambah pada penyelesaian pekerjaan.

Prioritas

Setelah melakukan identifikasi pada setiap kegiatan, Anda harus mengatur skala prioritas. Pekerjaan apa yang harus diselesaikan pertama kali? Tugas apa yang bisa dikerjakan pada saat terakhir? Lakukan pengaturan prioritas berdasarkan nilai, kepentingan, waktu dan urgensi.

Perencanaan

Lalu Anda bisa memulai membuat jadwal. Kapan Anda akan mengerjakan tugas A? Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Kini, Anda bisa mengatur tenggat waktu untuk menyelesaikan setiap tugas secara keseluruhan. Misalnya, pada penjadwalan, Anda merencanakan menyelesaikan sebagian tugas A pada hari ini, dan sisanya dihabiskan pada hari berikutnya. Dengan begitu, tenggat waktu untuk satu pekerjaan adalah dua hari.

Radio JFM – Source