in

Diskriminasi Dialek Daerah di Tempat Kerja – RadioJFM

Setiap suku di Indonesia punya bahasa yang tidak sama. Setiap orang dari berbagai daerah juga berbicara dengan gaya masing-masing. Di kantor, kita bisa bertemu dengan orang-orang dengan latar belakang suku yang berbeda. Ada orang Batak yang bersuara lantang, ada pula orang Solo yang berbicara lemah lembut.

Namun, aksen daerah bisa menjadi masalah. Terkadang, orang yang berbicara Bahasa Indonesia dengan dialek daerah yang kental malah diremehkan. Mereka dianggap ndeso, kampungan, tidak kekinian. Bahkan orang yang berbicara dengan aksen tertentu juga bisa mendapat diskriminasi berdasarkan stereotip yang ada di masyarakat. Misalnya, orang dari daerah tertentu yang berbicara lantang, dianggap kasar dan memiliki temperamen yang tinggi. Lalu mereka dinilai sulit bekerjasama dalam tim.

Percaya diri dengan aksen daerah

Anda yang berbicara dengan aksen daerah kental jadi merasa minder di kantor. Pada akhirnya, banyak orang seperti Anda yang berusaha mengubah aksen, mengikuti gaya bicara orang-orang di ibukota, bahkan mengubah sebutan diri dari “saya” atau “aku” menjadi “gue” dalam percakapan sehari-hari. Padahal cara berbicara seseorang sulit diubah. Orang Jawa yang menyebut diri dengan “gue” akan mengeluarkan bunyi yang berbeda dengan orang Betawi. Huruf “G” yang keluar dari mulut orang Jawa akan terdengar lebih tebal. Begitu pula orang Batak yang menyebut huruf “E” dengan bunyi yang berbeda dengan orang Indonesia lainnya.

Jadi, Anda tidak perlu mengubah aksen.Menurut Monster.com, Anda hanya perlu memerbaiki cara berkomunikasi. Cobalah untuk berbicara Bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Ucapkan setiap kata dengan tepat. Sehingga setiap kata-kata Anda dimengerti oleh atasan rekan kerja dan bahkan peserta presentasi.

Lagipula, menurut artikel pada Workettiquette.co.id, Anda bisa memanfaatkan aksen sebagai kekuatan. Dialek daerah yang melekat dengan gaya bicara membuat Anda menjadi unik dan menonjol. Jika punya rekan kerja dengan nama yang sama, atasan akan lebih mengingat Anda. Jangan lupa untuk mengimbagi keunikan Anda dengan performa kerja yang baik juga.

Radio JFM – Source