in

Kesalahan Anak Baru di Tempat Kerja – RadioJFM

Selamat, Anda telah bekerja di tempat baru! Kalau Anda memang sangat menginginkan pekerjaan tersebut, maka Anda merasa sedikit gugup. Sebenarnya, Anda ingin memberikan kesan terbaik pada pekan pertama. Namun, kadang yang terjadi adalah Anda malah berperilaku tidak rasional. Sebab, Anda terlalu cemas memikirkan cara beradaptasi dengan rekan kerja dan ruang kantor, memikul tanggungjawab, hingga berusaha menyelesaikan satu tugas dengan baik. Berikut beberapa kesalahan kesalahan di pekan-pekan pertama di kantor dan bagaimana cara menghindarinyaseperti disarikan dari Forbes.com.

Terlalu Banyak Bertanya vs Tidak Pernah Bertanya

Ketika memulai pekerjaan baru, seseorang tergoda untuk mengungkapkan segala pertanyaan yang ada di kepala. Namun, Anda ragu karena takut rekan kerja akan terganggu akan pertanyaan-pertanyaan. Selain itu, kalau sering bertanya akan membuat Anda tampak lemah dan tidak kompeten. Akhirnya Anda memendam rasa ingin tahu dan malah membuat banyak kesalahan dalam pekerjaan. Sebaliknya, jika memutuskan untuk banyak bertanya pada rekan kerja, maka Anda akan terlihat lemah dan tidak bisa mandiri.

Tenang. Rekan kerja juga tahu kalau seseorang tidak mungkin menguasai banyak hal dalam satu waktu. Bos dan seluruh staf memahami bahwa pegawai baru butuh petunjuk panduan.

Jadi, bagaimana jalan keluarnya? Jika Anda telah berusaha keras untuk memeroleh informasi, dan tidak mendapatkan jawabannya, maka sah-sah saja kalau mau bertanya. Lebih baik Anda bertanya dan mendapat jawaban benar daripada Anda diam dan membuat kesalahan. Saat bertanya kepada rekan kerja, mungkin Anda bisa memulai dengan cara seperti ini: “Saya punya beberapa pertanyaan, apakah kita bisa bicara beberapa menit?” Setelah itu ungkapkan upaya yang sudah Anda lakukan sebelumnya.

Tahu Segalanya vs Banyak Belajar

Sebagian pegawai baru merasa sombong. Anak baru tersebut berpikir bahwa perusahaan telah memilihnya karena dia adalah kandidat terbaik. Akhirnya, pada hari pertama di kantor, dia akan mengkritik orang lain dan mencoba mengajarkan cara kerja yang baru pada rekan kerja. Pada akhirnya, dia akan tampak bodoh, karena informasi yang dikumpulkan tidak terlalu banyak.

Sebaliknya, ada pula orang yang selalu menyembunyikan wajahnya di balik laptop. Dia takut ditunjuk untuk memberikan pendapat. Sebab, dia merasa masih baru dan belum berpengalaman.

Jika Anda menjalankan posisi baru di perusahaan baru, maka gunakan kesempatan untuk banyak belajar pada beberapa pekan pertama. Saat Anda sudah yakin dan menguasai satu permasalahan, maka berdiri dan berikanide dan saran untuk kemajuan tim. Tapi, bukan kritikan.

Menyebarkan Informasi Berlebihan vs Menyembunyikan Informasi

Anak baru di kantor selalu berusaha menunjukkan diri sebagai karyawan baik –kalau bisa terbaik-. Beberapa orang mencoba menunjukkan kontribusi dengan mengirim setiap detail hasil kerja kepada seluruh anggota tim. Akhirnya, surat elektronik yang “tidak penting” itu memenuhi inbox rekan kerja dan bos saja. Sebaliknya, ada pegawai baru yang tidak banyak berbagi. Justru mereka menyaring informasi yang akan dibagikan kepada anggota tim.

Radio JFM – Source