in

Ketika Ide Dicuri Rekan Kerja – RadioJFM

Pada Senin pagi, Anda begitu bersemangat datang ke kantor. Sebab, Anda akan menyampaikan ide brilian pada rapat pagi. Anda sudah menyusun rencana ini selama sepekan.

Ketika giliran bicara tiba, Anda malah tergugup. Peserta rapat tampak tidak tertarik mendengar ide Anda. Suasana rapat hening sesaat. Sampai-sampai Anda seperti bisa mendengar suara jangkrik berbunyi.

Tiba-tiba seorang rekan kerja Anda memecah suasana. Tampaknya dia mencoba membantu. Dia menjelaskan ulang ide Anda dengan cara yang lebih baik. Semua orang mulai terlibat diskusi di mana rekan kerja Anda menjadi fokus pembicara.

Kini, Anda baru menyadari telah menjadi korban pencurian ide. Ini adalah satu kejahatan komunikasi. Lalu, apa yang harus Anda lakukan? Apakah Anda hanya akan duduk dan mendengarkan dalam diam? Apakah Anda akan angkat bicara? Berikut cara untuk mengambil alih kembali ide Anda seperti disarikan dari Fastcompany.com.

Tetap Tenang

Saat seseorang mencuri ide Anda, maka reaksi yang manusiawi adalah marah dan kecewa. Bagaimana dia bisa melakukan hal itu? Anda akan merasa frustasi melihat orang lain mendapat penghargaan atas usaha Anda. Bahkan, And abisa kehilangan kesempatan untuk memimpin proyek penting yang bisa mendongkrak karier. Rasanya, Anda ingin berteriak, “Saya baru mengatakannya beberapa menit lalu! Apakah tidak ada yang mendengar saya?”

Anda harus tenang dan menahan amarah. Anda mungkin merasa benar. Tapi, masalah ini tidak bisa diselesaikan dengan cara konfrontasi. Anda ingin memengaruhi rekan tim, bukannya mengasingkan mereka. Lagipula, siapa tahu orang yang mencuri ide Anda tidak sadar telah melakukan kejahatan. Jadi, pertama, Anda harus mengendalikan diri dulu.

Jangan Ketinggalan Diskusi

Prioritas kedua Anda adalah mencoba untuk masuk kembali dalam diskusi. Ikuti pembicaraan yang diangkat oleh tim. Lihat sejauh mana si pencuri ide telah membawa diskusi tersebut. Lalu, cari celah di mana Anda bisa mulai bersuara. Pada saat berbicara, Anda harus tetap menahan diri, dengan menggunakan nada suara yang kolaboratif dan optimis.

Radio JFM – Source