in

Tetap Berangkat ke Kantor saat Demonstrasi Angkutan Umum – RadioJFM

Beberapa pekan terakhir kita mendengar kabar demonstrasi angkutan umum di berbagai wilayah sekitar Jakarta. Pada awal Maret, Tempo.co memberitakan demonstrasi yang dilakukan sopir angkot di Kota Tangerang. Pendemo meminta pemerintah daerah menangani masalah angkutan online yang mengikis pendapatan harian sopir. Selain mogok narik, para sopir juga melakukan penyisiran terhadap ojek online. Jika melihat pengemudi ojek online melintas dan membawa penumpang, maka mereka memaksa penumpang turun.

Protes serupa juga dilakukan pengemudi angkutan kota di Kabupaten Bogor. Menurut Viva.co.id, pada Senin, 20 Maret 2017, sopir angkot Bogor melakukan mogok massal sebgai bentuk protes akan keberadaan layanan transportasi berbasis aplikasi. Sopir angkot mengaku telah menderita kerugian akibat masyarakat lebih senang menggunakan ojek atau taksi online. Pendapatan sopir angkot terpangkas hingga 40 persen. Demo angkot Bogor memanas, dan berujung bentrokan pada Rabu, 22 Maret 2017.

Isu demonstrasi terus menyebar di pinggiran kota Jakarta. Menurut Detik.com, Kepolisian Sektor Cimanggis, Depok juga mendapati sopir angkot yang memprovokasi rekan-rekannya untuk menghalangi pengemudi ojek online.

Demonstrasi angkutan umum berdampak pada mobilitas masyarakat. Para pegawai kantoran yang tinggal di wilayah dekat lokasi demonstrasi harus memutar otak untuk bisa berangkat ke kantor. Kalau angkot saja yang berhenti narik, mungkin tidak akan berdampak besar. Tapi, bagaimana kalau driver transportasi online juga tidak mau mengambil orderan karena takut di-sweeping? Bagaimana kalau sopir ojek online juga ikut mogok karena ikut demo demi solidaritas sesama pengemudi? Berikut tips untuk pegawai kantoran agar bisa tetap ke kantor meski ada demonstrasi angkutan umum.

Kendaraan Pribadi

Sebagian orang beruntung karena punya kendaraan pribadi yang bisa digunakan untuk berangkat ke kantor. Jika Anda sudah terbiasa menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju ke kantor, tentu demonstrasi angkutan umum tidak akan berpengaruh. Namun, bagaimana jika Anda sudah terbiasa beralih ke angkutan kota atau menggunakan transportasi online selama ini? Maka sekarang Anda harus kembali bersiap membawa mobil atau motor sendiri dan menghadapi kemacetan pada hari kerja.

Ojek Pangkalan

Berdasarkan informasi dari berbagai situs berita, demonstrasi hanya dilakukan oleh sopir angkot. Namun, ojek pangkalan yang nongkrong di pos ronda dekat rumah masih beroperasi. Anda bisa kembali menggunakan cara konvensional untuk pergi ke kantor jika hari ini angkot masih mogok dan ojek online takut mengambil orderan. Kalau Anda tinggal di pinggiran kota dan harus bekerja di Jakarta, maka Anda tidak perlu meminta tukang ojek pangkalan mengantar sampai kantor. Sebab mereka akan menagih bayaran yang sangat mahal. Anda bisa membonceng motor tukang ojek pangkalan ke stasiun terdekat. Meskipun harga yang harus dibayar tetap lebih tinggi dibandingkan ojek online.

Nebeng

Radio JFM – Source