in

Tukang Tidur Profesional: Lima Profesi Ini Dibayar Untuk Tidur – RadioJFM

Tidur siang sebentar di jam kerja dipercaya bermanfaat meningkatkan produktivitas. Namun kebiasaan tidur di tengah-tengah kesibukan kerja masih belum diterima secara menyeluruh. Jika tertangkap basah tergeletak di meja kerja, setidaknya Anda akan ditegur atau menjadi bahan pembicaraan.

Tapi bagaimana jika tidur di tempat kerja adalah bagian dari pekerjaan Anda? Digaji untuk eha-leha di alam mimpi kedengarannya seperti pekerjaan impian. Mereka yang memiliki profesi di bawah ini sungguh beruntung!

1. Reviewer hotel

Sejumlah perusahaan perhotelan dan ulasan pelayanan pariwisata sering mempekerjakan reviewer untuk mengulas pengalaman menginap di berbagai hotel. Mereka diminta melakukan pemeriksaan teliti terhadap kondisi kamar dan lingkungan hotel, lalu membuat laporan mendetail. Tidak hanya mengulas kenyamanan tempat tidur, para reviewer juga harus menilai kebersihan kamar mandi, perangkat di kamar, hingga kecepatan koneksi internet.

Selain memiliki kemampuan menulis, reviewer juga dituntut untuk ekstra teliti dan siap untuk bekerja dalam kondisi anonim.

Gaji: Perusahaan pengulas hotel dan lokasi wisata dari China, Qunar, membayar penuh biaya penginapan bagi reviewer tanpa kompensasi lainnya.

2. Partisipan ujicoba tidur NASA

Dibutuhkan sederet kalkulasi dan studi untuk sukses mengirimkan manusia ke luar angkasa dengan aman. Salah satunya adalah dengan mengamati partisipan tidur selama 70 hari. Beberapa tahun lalu, NASA mengumumkan lowongan bagi partisipan ujicoba yang akan mempelajari efek gravitasi rendah pada tubuh manusia.

Partisipan boleh membaca, makan, berbincang, asal tidak meninggalkan tempat tidur. Dikabarkan oleh Forbes, untuk memperoleh pekerjaan ini, calon partisipan harus berada dalam kondisi sehat fisik dan mental.

Gaji: US$18,000 atau Rp240 juta

Radio JFM – Source